Selasa, 04 Desember 2012

analisis 3 jurnal (baru)



1. Analisis Jurnal Tema:
"PENGARUH MOTIVASI KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPEDA MOTOR HONDA DI SEMARANG"

Penyusun                : Yan Januar Akbar

Tahun Pembuatan   : 2010

Latar Belakang

Perkembangan usaha dewasa ini telah diwarnai dengan berbagai macam persaingan di segala bidang.Salah satunya adalah persaingan bisnis yang semakin ketat yang mengakibatkan perubahan perilaku konsumen didalam mengambil keputusan suatu produk, menginggat perkembangan tekhnologi yang makin dinamis, manusia dituntut dengan cepat dan tepat untuk bertindak agar tidak kalah bersaing.
Kondisi yang selalu berubah mengakibatkan para pemasok mengalami kesulitan didalam membentuk dan menciptakan pelanggan yang loyal, perubahan dari kondisi ini juga mengakibatkan terjadinya pergeseran dari perekonomian.persaingan yang sangat ketat juga dapat dilihat dari jumlah perusahaan yang ada dalam industri sepeda motor yan ada di indonesia yang menurut asosiasi sepeda motor indonesia ( AISI), saat ini terdapat 77 perusahaan assembling, manufaktur dan importir sepeda motor  di indonesia yang tercatat  yaitu HONDA, YAMAHA,SUZUKI,KAWASAKI,KYMCO DAN PIAGGIO, seta 71 perusahan lainya diluar anggota AISI.

Hasil dan Pembahasan

Dalam Periode 2005 sampai dengan 2007 pada kurun waktu tersebut penjualan produk sepeda motor honda berangsur-angsur turun.pada tahun 2006 penjualan sepeda motor honda mengalami penurunan sebesar 308,022 unit dibandingkan dengan tahun 2005, dan pada tahun selanjutnya 2007 penjualan honda juga mengalami penurunan sebesar 199,153 unit dibandingkan dengan tahun 2006 dan mengalami peningkatan penjualan sebesar 733,561 unit ditahun 2008 yang sedikit memberikan nafas lega bagi manajemen speda motor honda.Sedangkan disatu sisi perubahan kompetitor utama honda yaitu yamaha sedang mengalami tern peningkatan penjualan, jika hal ini dibiarkan terjadi maka semakin lama dominasi honda akan runtuh dan digantikan oleh produk yamaha.
Dari lima tahun terakhir honda mampu menjual 52,19% ditahun 2005, 52,85% ditahun 2006, 45,67% ditahun 2007, dan 46,25% ditahun 2008 serta ditahun 2009 sampai bulan agustus 45,68%.selain itu dalam kurun waktu delapan bulan pada tahun 2009 hinda mampu mencatatkan penjualan sebanyak 1.698.558 unit dengan market share 45,68% angka itu lebih besar 0,39% dari penjualan yamaha yang selama ini menjadi rival utamanya.Dalam periode tersebut yamaha motor kencana indonesia (YMKI) yamaha di indonesia hanya mampu menjual sebanyak 1.638.778 unit atau sekitar 45,29%.meskipin begitu selisih penjualan antara honda dan yamaha terbilang sangat tipis sehingga yamaha setiap saat dapat merebit pangsa pasar yang selama ini dimiliki oleh honda.
Sepeda Motor honda berhasil merebut posisi puncak TOP BRAND AWARDS tahun 2008 dan 2009 hasil survey majalah "MARKETING" yang bekerja sama dengan FRONTEL CONSULTING GROUP.dengan syarat top barand index minimum sebesar 10% menjadikan merek honda kategori otomotif sepeda motor berhasil meraih TOPBRAND.
PT.Astra Honda Motor(AHM)merupakan pelopor industri sepeda motor di indonesia.Didirikan 11 Juni 1971 dengan nama awal PT.Federal Motor, yang seharusnya secara mayoritas dimilki oleh PT.Astra Internasional.Seiring dengan perkembangan kondisi ekonomi serta tumbuhnya pasar sepeda motor terjadi perubahan komposisi kepemilikan saham dipabrikan kepada motor honda ini.Pada tahun 2000 PT Federal Motor dan bebrapa anak perusahaan dimerger menjadi satu dengan nama PT.Astra Honda Motor, yang komposisi kepemilikanya menjadi 50% milik PT astra Internasional tbk dan 50 % milik honda Motor Co.Japan.
Msalah yang menjadi dasar penelitian ini adalah adanya pemasaran penjualan sepeda motor honda dalam kurun waktu 2005-2008.Penurunan penjualan ini menunjukan adanya penurunan kepuasan pembelian konsumen pada produk sepeda motor honda.Honda yang sampai tahun 2008 dapat memipin pangsa pasar industri sepeda motor di indonesia mendapat persaingan yang ketat oleh para kompetitornya.bahkan rentang penguasaan speda motor honda dengan pesaingnya terutama yamaha semakin mengecil.
Berdasarkan hasil analisa dan pembahsan yang telah dilakukan,mkada dapt disimpulkan bahwa:
1.Variabel konsumen memiliki pengaruh paling besar terhadap keputusan pembelian oleh konsumen diantara variabel  bebas lainya yang diteliti yaiutu sebesar 0,403.kemudian pengaruh sebesar lainya adalah variabel lainya adalah sikap konsumen sebesar 0,283 dan Variabel persepsi kualitas sebesar 0,228.
2.Hipotesis Pertama yang menyatakan bahwa motivasi konsumen berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda.
3.Hipotesis Kedua yang menyatakan bahwa persepsi kualitas konsumen berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda.
4.Hipotesis Ketiga yang menyatakan bahwa sikap konsumen berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian sepeda motor.
5.Variabel keputusan pembelian dijelaskan oleh variabel motivasi konsumen, persepsi kualitas, dan sikap konsumen sebesar 61,4% sedangkan sisanya 38,6% dijelaskan oleh variabel-variabel atau aspek aspek lainya diluar model. 



2. Analisis jurnal Tema    :
 " ANALISIS PENGARUH KESADARAN MERK,ASOSIASI MERK, DAN MEREFERENSI SEPEDA MOTOR SUZUKI "

Penyusun                : Munfaridin


Tahun Pembuatan   : 2010


Latar Belakang

Pada Umumnya masyarakat membeli motor untuk menikmati dua fungsi yaitu: sebagai sarana untuk mengantarkan penumpang dari satu tempat ke tempat yang lainya dan mengangkut barang barang dalam aktivitas kerja sehari-hari , sedangkan fungsi lainya adalah untuk mendapatkan yang akan memberikan kepuasan tersendiri dengan persaingan yang semakin meningkat pula diantara para produsen.semakin ketatnya persaingan tersebut maka akan semakin mengarahkan  perekonomian indonesia ke mekanisme pasar yang memposisikan pemasar untuk selalu mengembangkan dan merebut market share.

Di indonesia semakin banyak pilihan produk yang ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan otomotif, baik yang telah lama dikenal masyarakat maupin yang baru.masing-masing perusahaan berusaha untuk mendiferensiasikan produknya supaya mempunyai keunikan dan karakteristik yang unik, sehingga dapat menimbulkan daya tarik.
Yamaha unggul pada jenis skuter dan sport.untuk skuter yamaha berhasil menjual 1.237.302 unit atau menguasai 55,76% skutik melalui Mio.adaupun pada sport melalui pangsa 46,42% atau 220.316 unit dari 474.538 unit. Kompetitornya honda hanya bisa menjual skuter 861.740 unit (38,84%) dan motor sport 182,593 unit (38,47 %) pada masing-masing jenis.bebek masih menjadi primadona penguasaan pasar sampai 54,21 % daru total penjualan motor di indonesia atau mencapai 3.188.585 unti.kendati demikian, bebek memperlihatkan tren terus menurun pada 2008, bebek menguasai 61% pasar motor indonesia.

Hasil dan Pembahasan


Sangat disayangkan karena pangsa pasar suzuki menurun disaat terjadinya peningkatan penjualan nasional.penjualan suzuki sendiri selam 2008 mencapai 794.622 unit dengan pembagian kontribusi di segmen sport 111.623 unit, Skutik 210.962, underbone 471.054 dan sisanya segmen build up.suzuki hanya bisa mencicipi penjualan 438.158 unit atau 7,4% persen.padahal pada 2005, berdasarkan data dari AISI suzuki sempat menguasai 20% pangsa pasar motor di indonesia, ketika itu penjualan speda motor di indonesia 5.074.186 unit.berdasarkan data diatas dapat diketahui bahwa dimata konsumen terhadap sepeda motor suzuki masih kurang sehingga minat beli terhadap konsumen juga kurang.tak satupun kategori dar merk suxuki yang berhasil menjadi top brand.berturut-turut hobda dan yamaha berhasil menjadi top brand di indonesia.

Pasar sepeda motor di indonesia memang sangat menarik.ketergantungan masyarakat indonesia terhadap alat transportasi ini sangat besar.tidak heran jika dari waktu ke waktu banyak perusahaan baru tertari pda sepeda motor.meski demikian, hingga saai ini sepeda motor suzuki yang diproduksi PT.Indomobil Suzuki Internasional merupakan agen tunggal kendaraan motor merek suzuki yang ditunjuk oleh pihak suzuki motor Co. Japan.perusahaan dalam industri otomotif dengan nama PT.Indomobil Suzuki Internasional.penelitian ini juga menerangkan bahwa variabel independent yang digunakan yaitu kesdaran merek, asosiasi merek, persepsi kualitas dapat menrangkan bahwa minat mereferensi sebesar 57,5% sisanya 42,5% variabel minat mereferensi sepeda motor suzuki dijelaskan oleh variabel-variabel lainya yangbtidak diteliti dalam penelitian ini.pada variabel kesadaran untuk memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap minat mereferensi dengan nilai koefisien sebesar 0,270.hal ini berarti kesadaran untuk pertimbangan yang penting bagi para konsumen untuk mereferensikan sepda motor suzuki.semakin tinggi kesadaran merek terhadap suzuki, maka semakin meningkat pola minat mereferensi terhadap suzuki.
Pada pengujian hipotesis yang kedua, asosiasi merek memilki pengaruh positif yang signifikan terhadap minat mereferensi dengan nialai koefisien sebesar 0,213.hal ini berarti bahwa konsumen juga mempertimbangkan aspek asosiasi merek dalam mereferensiasikan suatu produk, apabila sesuai merek terhadap produk tinggi, maka akan meningkatkan minat mereferensi.
Pengujian hipotesis yang ketiga, menunjukan variabel persepsi kualitas memilki pengaruh positif yang signifikan terhadap minat mereferensi dengan nilai keadaan sebesar 0.395.hal ini berarti bahwa konsumen juga mempertimbangkan aspek persepsi kulitas terhadap suatu produk tinggi, maka akan meningkatkan minat mereferensi.
keasadaran merek merupakan variabel independen yang mempunyai pengaruh paling terhadap minat mereferensi pada produk sepeda motor suzuki dengan nilai probabilitas 0,000 dan t hitung sebesar 2,448 dengan nilai koefisien 0,270.
Asosiasi merek merupakan variabel independen yang mempunyai pengaruh paling kecil terhadap pembentukan minat beli pada produk sepeda motor suzuki dengan nilai probabilitas 0,000 dan t hitung sebesar 2,571 dengan nilai koefisien sebesar 0,213.
Persepsi kualitas mempunyai pengaruh paling besar dengan signifikan positif terhadap minat mereferensi pada produk speda motor suzuki dengan nilai probabilitas 0,000 dan t hitung sebesar 3,968 dengan nialai koefisien sebesar 0,395.
F hitung sebesar 45,559 dengan angka signifikan 0,000 (<0.05).artinya secara bersama sama variabel kesadaran merek, asosiasi merek,persepsi kualitas berpengaruh signifikan terhadap minat mereferensi.
Nilai Adjusted R Square sebesar 0,575.Artinya variasi perubahan pada minat mereferensi dapat dijelaskan oleh variabel kesdaran merek, asosiasi merek, persepsi kualitas sebesar 57,5% sedangkan sisanya sebesar 42,5% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti.


3. Analisis Jurnal Tema :
"ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFEKTIVITAS PRODUK SEPEDA MOTOR YAMAHA.DI MAKASSAR

Penyusun                     : MUH.AGUNG RIANTO SAID

Tahun Pembuatan        : 2012

Latar Belakang

Fenomena industri kendaraan roda dua di indonesia dewasa ini memperlihatkan ternd peningkatan yang sangat positif, hal tersebut juga dipengaruhi oleh adanya faktor budaya dan peraturan tentang UUD lalu lintas yang tidak membatasi penggunaan roda dua di indonesia.Hal senada juga dapat dilihat dari tingkat pertumbuhan di kota besar yang semakin pesat yang mengarah pada semakin padatnya arus transportasi didalam kota.meskipn dari segi safety atau keamanan kendaraan roda dua jauh dibawah kendaraan roda empat tentang masalah keamanan, namun karena alasan perbedaan harga, efisiensi,budaya dan peraturan lalu lintas yang menyebabkan ledakan jumlah pertumbuhan kendaraan roda dua di indonesia sangat mencolok dibandingkan roda empat.

Hasil dan Pembahasan

Berdasarkan hasil analisis menunjukan bahwa variabel yang mempunyai pengaruh terbesar terhadap efektivitas iklan adalah kualitas pesan iklan.Hipotesis pertama dalam penelitian ini adalah semakin baik kualitas pesan suatu iklan, maka semakin tinggi efektivitas iklan tersebut.Berdasarkan hasil analisis regresi dan uji dapat diketahui bahwa kualitas pesan iklan berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas iklan.Hal ini berarti kualitas pesan iklan yang baik akan meningkatkan efektivitas suatu iklan, sehingga hipotesis pertama diterima serta mendukung penelitian yang dilakukan oleh nurrohman (2009) yang menyatakan bahwa kualitas pesan berpengaruh positif terhadap efektivitas iklan.Seperti halnya iklan pada media baleho pada penelitian tersebut, hasil ini menunjukan kualitas pesan iklan juga merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi efektivitas iklan melalui media televisi.pesan iklan yanaha yang disampaikan dengan baik, jelas serta memberikan informasi secara tepat akan dapat mempengaruhi mindset pemirsanya.pemirsa akan terpengaruh oleh pesan yang disampaikan setelah melihat iklan tersebut sehinnga dapat membujuk pemirsa untuk menjadi konsumen dari produk yamaha.
Daya tarik yang ditampilkan dalam suatu iklan akan menarik pemirsa untuk selalu melihat iklan tersebut dan akan selalu mengingatnya.Daya tarik iklan seperti penggunaan endorser yang cocok dan menarik akan membuat khalayak ingin mengikuti trend seperti yang dipakai oleh endorser tersebut, sehingga mendorong pemirsa untuk melakukan pembelian produk.Hal ini dapat menjelaskan bahwa iklan yang ditampilkan efektif.
Berdasarkan hasil regresi linier berganda menunjukan bahwa variabel yang memiliki pengaruh terbesar terhadap efektivitas iklan adalah variabel kualitas pesan iklan dengan koefisien sebesar 0,372, selanjtnya variabel kedua adalah daya tarik iklan dengan koefisien variabel sebesar 0,265.dan efektivitas iklan dipengaruhi variabel kualitas pesan iklan diperoleh koefisien variabel sebesar 0,372 yang menunjukan pengaruh positif dan signifikan sebesar 0,000 dengan demikian dapat dijelaskan bahwa responden menilai kualitas pesan yang disampaikan dalam iklan yamaha baik.hal ini menunujukan bahwa kualitas pesan merupakan salah satu faktor yang menentukan efektivitas iklan sepeda motor yamaha.dengan kata lain, pesan iklan yang semakin baik dan berkualitas akan meningkatkan efektivitas iklan sepeda motor yamaha.dan efektovitas iklan dipengaruhi variabel daya tarik iklan dengan diperoleh koefisien variabel sebesar 0,357 yang menujukan pengaruh positif dan signifikan sebesar 0,000.dengan demikian dapat dijelaskan responden menilai iklan yamaha baik.
Hal ini menunujukan bahwa daya tarik iklan merupakan salah satu faktor yang menentukan efektivitas iklan sepeda motor yamaha sehingga semakin tinggi daya tarik iklan maka akan semakin meningkatkan efektivitas iklan sepeda motor yamaha.Dan efektivitas iklan dipengaruhi oleh variabel penayangan iklan dengan diperoleh koefisien variabel sebesar 0,265 yang menujukan pengaruh positif dan signifikan sebesar 0,000.Dengan demikian dapat dijelaskan bahwa responden menilai frekuensi penayangan iklan yamaha cukup tinggi dengan seringnya iklan muncul pada periode primetime dan dibeberapa stasiun televisi.hal ini menujukan bahwa frekuensi penayangan merupakan salah satu faktor yang menentukan efektivitas iklan sepeda motor yamaha.dengan kata lain frekuensi yang tinggi akan meningkatkan efektivitas iklan sepeda motor yamaha.
Secara simultan dengan menggunakan uji F menujukan bahwa ketiga variabel independen yaitu kualitas pesan (X1) daya tarik iklan (X2) dan frekuensi penayangan (X3) secara bersama -sama mempunyai pengaruh yang signifikan sebesar 0,000 terhadap variabel dependen yaitu efektivitas ikaln (Y).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar